Lima unsur studi kelayakan yang diperiksa bank dan investor
Studi kelayakan yang hanya formalitas mudah dipatahkan. Ini lima unsur yang sebaiknya ada sebelum Anda mengajukan pendanaan.
Bank dan investor membaca studi kelayakan untuk menilai apakah proyek mampu mengembalikan dananya. Laporan yang disusun sekadar untuk memenuhi syarat administrasi biasanya tidak bertahan dalam pemeriksaan mereka.
1. Pasar yang terukur
Permintaan, pesaing, dan harga didukung data yang dapat ditelusuri, bukan asumsi.
2. Aspek teknis dan fisik
Kondisi lahan atau bangunan, kebutuhan investasi, dan jadwal pembangunan dinilai secara realistis, termasuk risiko keterlambatan.
3. Aspek hukum dan perizinan
Status hak atas tanah, kesesuaian tata ruang, perizinan berusaha, dan regulasi sektoral diperiksa sejak awal. Proyek yang layak secara finansial tetap bisa gagal bila terbentur izin.
4. Proyeksi keuangan yang diuji
Proyeksi arus kas disertai analisis sensitivitas dan skenario terburuk, misalnya penurunan okupansi atau kenaikan suku bunga.
5. Rencana mitigasi
Setiap risiko utama punya langkah antisipasi yang jelas, dari struktur pembiayaan hingga klausul kontrak.
Penulis
-
Penulis
Konsultan Bisnis, Konsultan Hukum Korporasi, Kuasa Hukum Pajak, Mediator Bersertifikat, Akademisi & Peneliti Senior